Pendampingan Pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) Zona Integritas (ZI) WBK/WBBM

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus memperkuat komitmen membangun Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Melalui pendampingan pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE), UPI menekankan bahwa pembangunan ZI bukan sekadar memenuhi administrasi, tetapi membentuk budaya kerja bersih, profesional, dan berintegritas.

Ketua Asesor ZI UPI, Wawan Darmawan, menyatakan bahwa sejak pencanangan ZI pada 2021, setiap unit kampus didorong memperkuat tata kelola dan layanan publik. Evaluasi ZI dilakukan melalui tahapan ketat mulai dari TPI UPI hingga penilaian nasional KemenPAN-RB.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Keuangan, Rudi Susilana, menegaskan bahwa tujuan ZI bukan hanya meraih skor tinggi, melainkan menerapkan budaya tepat waktu, melayani, dan berintegritas. UPI menargetkan minimal dua unit meraih predikat WBK pada 2026, setelah FPIPS berhasil memperoleh predikat tersebut pada 2024. UPI juga telah menyiapkan anggaran untuk memperkuat implementasi ZI di unit-unit terkait.

Sementara itu, Auditor Madya Itjen Kemdiktisaintek, Eko Haryanto, menjelaskan bahwa pengisian dokumen ZI kini dilakukan melalui aplikasi INSPIRASI, yang memverifikasi proses kerja secara berjenjang. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ZI membutuhkan komitmen seluruh unsur organisasi dan mencakup enam area perubahan, termasuk tata kelola antikorupsi dan peningkatan kualitas layanan publik.

Secara keseluruhan, UPI menegaskan harapannya agar predikat WBK/WBBM tidak hanya menjadi pencapaian administratif, tetapi benar-benar tercermin dalam budaya pelayanan dan integritas seluruh sivitas akademika. (RA)